PERANCANGAN PENGOLAHAN AIR BERSIH TENAGA SURYA PORTABLE KAPASITAS 15 M3/HARI (Dengan Menggunakan Proses Ultrafiltrasi)

Galih Setiaji, Muhamad Miranda

Abstract


Krisis air bersih masih sering melanda Indonesia terutama di daerah-daerah terpencil. Krisis air bersih ini bukan berarti tidak ada air, namun air yang ada tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari karena kondisinya yang tercemar. Hal ini dijumpai pada saat musim hujan di mana daerah yang terkena bencana seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, memiliki kondisi air yang tercemar dengan tanah dan kotoran lainya. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi adanya krisis air seperti ini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan peralatan sistem pengolahan air. Namun beberapa kendala yang dihadapi adalah tidak adanya pasokan listrik yang di gunakan untuk menjalankan sistem pengolahan air. Genset sebagai alternative pun masih kurang layak karena membutuhkan pasokan BBM yang langka di daerah terpencil atau daerah bencana. Alternatif sumber energi lain yang dapat digunakan adalah energi surya. Saat ini telah banyak produk-produk sistem pembangkit tenaga surya (PLTS) di pasaran. Dengan menggunakan PLTS, sistem pengolahan air dapat bekerja tanpa membutuhkan biaya operasional karena listrik langsung didapatkan dari energi surya. Dalam paper ini telah dirancang sistem pengolahan air teknologi ultrafiltrasi tenaga surya. Teknologi ultrafiltrasi ini mampu mengolah air kotor menjadi air bersih secara instan dan selanjutnya digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Lebih lanjut membran ultrafiltrasi dapat di-backwash sehingga kualitas membran dapat bertahan lama. Pada paper ini telah dirancang sistem dengan kapasitas 15 m3/hari.

 

Kata Kunci : Ultrafiltrasi, PLTS, krisis air, bencana.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.29122/jai.v12i1.4355

Refbacks

  • There are currently no refbacks.