PENINGKATAN KUALITAS AIR BAKU MENJADI AIR MINUM DENGAN MENERAPKAN ARSINUM DI PESANTREN SYUBANUL YAUM TENAJAR KERTASEMAYA INDRAMAYU JAWA BARAT

Robertus Haryoto Indriatmoko, Imam Setiadi, Satmoko Yudo

Abstract


Pada tahun 2030 Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa 100 % dari penduduk di Indonesia sudah dapat dengan mudah mengakses air minum yang layak bagi masyarakat, sehubungan dengan cita-cita tersebut maka di Yayasan Syubabanul Yaum di desa Tenajar Kertasemaya Indramayu Jawa Barat lewat Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menerapkan sebuah alat yang dapat diaplikasikan sebagai  teknologi pengolahan untuk menghasilkan air bersih menjadi air siap minum. Problem yang dihadapi masyarakat desa Sumur Gede adalah kepemilikan sumber air bersih yang keruh, kandungan TDS tinggi dan biaya yang murah untuk menjadikan sumber tadi layak sebagai air siap minum bagi pesantren dan masyarakat sekitarnya. Secara kuantitas sumber air yang ada cukup melimpah dan sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut masyarakat meminta dukungan BPP Teknologi, teknologi untuk mengatasi hal tersebut dan di rancanglah sebuah alat untuk mengaplikasikan hal tersebut bagi kepentingan masyarakat. Aplikasi alat untuk mengolah air dengan sistem pengolahan secara filtrasi mulai dengan filtrasi makro, filtrasi mikro dan teknologi membran dengan kapasitas penyaringan sampai 0,001 mikron dapat mengatasi masalah tersebut. Hasil aplikasi alat tersebut adalah dapat mengolah air siap minum dengan kapasitas 5000 liter/hari air siap minum dan air bersih yang dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat, dengan demikian alat ini dapat membantu pemerintah dalam cita-citanya memberikan akses air bersih bagi rakyatnya.

 

Kata kunci: Air, Siap Minum, Yayasan, Filtrasi, Membrane, Teknologi


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.29122/jai.v12i1.4354

Refbacks

  • There are currently no refbacks.